<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yuliarrantika&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://yuliarrantika.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuliarrantika.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 00:53:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yuliarrantika.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yuliarrantika&#039;s Blog</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yuliarrantika.wordpress.com/osd.xml" title="Yuliarrantika&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yuliarrantika.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KDRT</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/kdrt/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/kdrt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:53:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/kdrt/</guid>
		<description><![CDATA[Sekilas TENTANG UNDANG &#8211; UNDANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Berdasarkan hasil Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat pada tanggal 14 September 2004, telah disahkan Undang-Undang No. 23 tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang terdiri dari 10 bab dan 56 pasal, yang diharapkan dapat menjadi payung perlindungan hukum bagi anggota dalam rumah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=72&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Sekilas TENTANG UNDANG &#8211; UNDANG<br />
PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA<br />
</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Berdasarkan hasil Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat pada tanggal 14 September 2004, telah disahkan Undang-Undang No. 23 tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang terdiri dari 10 bab dan 56 pasal, yang diharapkan dapat menjadi payung perlindungan hukum bagi anggota dalam rumah tangga, khususnya perempuan, dari segala tindak kekerasan. </span><span style="font-family:&quot;">Berikut adalah poin-poin penting yang diatur dalam Undang Undang ini.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:#8b00b9;" lang="SV">1. Apa sih Kekerasan dalam Rumah Tangga itu?</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></p>
<p>Undang-Undang PKDRT ini menyebutkan bahwa Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga (Pasal 1 ayat 1).</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">2. Siapa saja yang termasuk lingkup rumah tangga?</span></p>
<p>Lingkup rumah tangga dalam Undang-Undang ini meliputi (Pasal 2 ayat 1):<br />
a. Suami, isteri, dan anak (termasuk anak angkat dan anak tiri);<br />
b. Orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga dengan orang sebagaimana dimaksud dalam huruf a karena hubungan darah, perkawinan, persusuan, pengasuhan, dan perwalian, yang menetap dalam rumah tangga (mertua, menantu, ipar dan besan); dan/atau<br />
c. Orang yang bekerja membantu rumah tangga dan menetap dalam rumah tangga tersebut (Pekerja Rumah Tangga).</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">3. Apa saja bentuk-bentuk Kekerasan dalam Rumah Tangga?</span></p>
<p>Bentuk-bentuk KDRT adalah (Pasal 5):<br />
a. Kekerasan fisik;<br />
b. Kekerasan psikis;<br />
c. Kekerasan seksual; atau<br />
d. Penelantaran rumah tangga</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">4. Apa yang dimaksud dengan kekerasan fisik?</span></p>
<p>Kekerasan fisik adalah perbuatan yang mengakibatkan rasa sakit, jatuh sakit atau luka berat (Pasal 6).</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">5. Apa yang dimaksud dengan kekerasan psikis?</span></p>
<p>Kekerasan psikis adalah perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/atau penderitaan psikis berat pada seseorang (pasal 7)</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">6. Apa yang dimaksud kekerasan seksual?</span></p>
<p>Kekerasan seksual adalah setiap perbuatan yang berupa pemaksaan hubungan seksual, pemaksaan hubungan seksual dengan cara tidak wajar dan/atau tidak disukai, pemaksaan hubungan seksual dengan orang lain untuk tujuan komersial dan/atau tujuan tertentu.</p>
<p>Kekerasan seksual meliputi (pasal 8):<br />
a. Pemaksaan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam lingkup rumah tangga tersebut;<br />
b. Pemaksaan hubungan seksual terhadap salah seorang dalam lingkup rumah tangganya dengan orang lain untuk tujuan komersial dan/atau tujuan tertentu.</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">7. Apa yang dimaksud dengan penelantaran rumah tangga?</p>
<p></span>Penelantaran rumah tangga adalah seseorang yang menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangganya, padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan atau perjanjian ia wajib memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada orang tersebut. Selain itu, penelantaran juga berlaku bagi setiap orang yang mengakibatkan ketergantungan ekonomi dengan cara membatasi dan/atau melarang untuk bekerja yang layak di dalam atau di luar rumah sehingga korban berada di bawah kendali orang tersebut (pasal 9).</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">8. Apakah UU PKDRT ini mengatur mengenai hak-hak korban?</span></p>
<p>Tentu. Berdasarkan UU ini, korban berhak mendapatkan (pasal 10):<br />
a. Perlindungan dari pihak keluarga, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, advokat, lembaga sosial, atau pihak lainnya baik sementara maupun berdasarkan penetapan perintah perlindungan dari pengadilan;<br />
b. Pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis;<br />
c. Penanganan secara khusus berkaitan dengan kerahasiaan korban;<br />
d. Pendampingan oleh pekerja sosial dan bantuan hukum pada setiap tingkat proses pemeriksaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan<br />
e. Pelayanan bimbingan rohani</p>
<p>Selain itu, korban juga berhak untuk mendapatkan pelayanan demi pemulihan korban dari (pasal 39):<br />
a. Tenaga kesehatan;<br />
b. Pekerja sosial;<br />
c. Relawan pendamping; dan/atau<br />
d. Pembimbing rohani.</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">9. Apakah UU PKDRT ini mengatur mengenai kewajiban pemerintah?</p>
<p></span>Ya. Melalui Undang-Undang ini pemerintah bertanggung jawab dalam upaya pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Untuk itu pemerintah harus (pasal 12):<br />
a. Merumuskan kebijakan tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga;<br />
b. Menyelenggarakan komunikasi informasi, dan edukasi tentang kekerasan dalam rumah tangga;<br />
c. Menyelenggarakan sosialisasi dan advokasi tentang kekerasan dalam rumah tangga; dan<br />
d. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan sensitif jender dan isu kekerasan dalam rumah tangga serta menetapkan standar dan akreditasi pelayanan yang sensitif jender.</p>
<p>Selain itu, untuk penyelenggaraan pelayanan terhadap korban, pemerintah dan pemerintah daerah dapat melakukan upaya:<br />
a. Penyediaan ruang pelayanan khusus (RPK) di kantor kepolisian;<br />
b. Penyediaan aparat, tenaga kesehatan, pekerja sosial dan pembimbing rohani;<br />
c. Pembuatan dan pengembangan sistem dan mekanisme kerjasama program pelayanan yang mudah diakses korban;<br />
d. Memberikan perlindungan bagi pendamping, saksi, keluarga dan teman korban.</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">10. Bagaimana dengan kewajiban masyarakat?</p>
<p></span>Undang-Undang ini juga menyebutkan bahwa setiap orang yang mendengar, melihat, atau mengetahui terjadinya kekerasan dalam rumah tangga wajib melakukan upaya-upaya sesuai dengan batas kemampuannya untuk (pasal 15):<br />
a. Mencegah berlangsungnya tindak pidana;<br />
b. Memberikan perlindungan kepada korban;<br />
c. Memberikan pertolongan darurat; dan<br />
d. Membantu proses pengajuan permohonan penetapan perlindungan.</p>
<p>Namun untuk kejahatan kekerasan psikis dan fisik ringan serta kekerasan seksual yang terjadi dalam relasi antar suami istri, maka yang berlaku adalah delik aduan. Maksudnya adalah korban sendiri yang melaporkan secara langsung kekerasan dalam rumah tangga kepada kepolisian (pasal 26 ayat 1). Namun korban dapat memberikan kuasa kepada keluarga atau orang lain untuk melaporkan kekerasan dalam rumah tangga kepada pihak kepolisian (pasal 26 ayat 2).<br />
Dalam hal korban adalah seorang anak, laporan dapat dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh atau anak yang bersangkutan (pasal 27).</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">11. Bagaimana dengan ketentuan pidana yang akan dikenakan pada pelaku?</p>
<p></span>Ketentuan pidana penjara atau denda diatur dalam Bab VIII mulai dari pasal 44 – pasal 53. Lama waktu penjara dan juga besarnya denda berbeda-beda sesuai dengan tindak kekerasan yang dilakukan. Dalam proses pengesahan UU ini, bab mengenai ketentuan pidana sempat dipermasalahkan karena tidak menentukan batas hukuman minimal, melainkan hanya mengatur batas hukuman maksimal. Sehingga dikhawatirkan seorang pelaku dapat hanya dikenai hukuman percobaan saja.<br />
Meskipun demikian, ada dua pasal yang mengatur mengenai hukuman minimal dan maksimal yakni pasal 47 dan pasal 48. Kedua pasal tersebut mengatur mengenai kekerasan seksual.</p>
<p>Pasal 47: “Setiap orang yang memaksa orang yang menetap dalam rumah tangganya melakukan hubungan seksual sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 huruf b dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan pidana penjara paling lama 15 tahun atau denda paling sedikit Rp 12.000.000 atau denda paling banyak Rp 300.000.000”</p>
<p>Pasal 48: “Dalam hal perbuatan kekerasan seksual yang mengakibatkan korban mendapatkan luka yang tidak memberi harapan akan sembuh sama sekali, mengalami gangguan daya pikir atau kejiwaan sekurang-kurangnya selama 4 minggu terus menerus atau 1 tahun tidak berturut-turut, gugur atau matinya janin dalam kandungan, atau mengakibatkan tidak berfungsinya alat reproduksi, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan pidana penjara paling lama 20 tahun atau denda paling sedikit Rp 25.000.000 dan denda paling banyak Rp 500.000.000”</p>
<p><span style="color:#8b00b9;">12. Bagaimana mengenai pembuktian kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga?</p>
<p></span>Dalam UU ini dikatakan bahwa sebagai salah satu alat bukti yang sah, keterangan seorang saksi korban saja sudah cukup untuk membuktikan bahwa terdakwa bersalah, apabila disertai dengan suatu alat bukti yang sah lainnya (pasal 55).<br />
Alat bukti yang sah lainnya itu adalah:<br />
a. Keterangan saksi;<br />
b. Keterangan ahli;<br />
c. Surat;<br />
d. Petunjuk;<br />
e. Keterangan terdakwa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=72&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/kdrt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rokok</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/rokok/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=70&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;">Rokok</span></strong><span style="font-family:&quot;"> adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 <a title="Milimeter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Milimeter">mm</a> (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun <a title="Tembakau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tembakau">tembakau</a> yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan <a title="Kertas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kertas">kertas</a> yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya <a title="Kanker paru-paru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker_paru-paru">kanker paru-paru</a> atau <a title="Serangan jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serangan_jantung">serangan jantung</a>(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan kecanduan, disamping menyebabkan banyak tipe <a title="Kanker" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker">kanker</a>, <a title="Penyakit jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_jantung">penyakit jantung</a>, <a title="Penyakit pernapasan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_pernapasan&amp;action=edit&amp;redlink=1">penyakit pernapasan</a>, <a title="Penyakit pencernaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_pencernaan">penyakit pencernaan</a>, efek buruk bagi kelahiran, dan <a title="Emfisema (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Emfisema&amp;action=edit&amp;redlink=1">emfisema</a>.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok#cite_note-Smoking_Deformities-0">[1]</a><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok#cite_note-CDC_factsheet-1">[2]</a></sup></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Jenis rokok</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></h2>
<p><strong><span style="font-family:&quot;">Rokok</span></strong><span style="font-family:&quot;"> dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas <a title="Bahan pembungkus rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahan_pembungkus_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">bahan pembungkus rokok</a>, <a title="Bahan baku atau isi rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahan_baku_atau_isi_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">bahan baku atau isi rokok</a>, <a title="Proses pembuatan rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Proses_pembuatan_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">proses pembuatan rokok</a>, dan <a title="Penggunaan filter pada rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penggunaan_filter_pada_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">penggunaan filter pada rokok</a>.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Rokok berdasarkan bahan pembungkus.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Klobot (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klobot&amp;action=edit&amp;redlink=1">Klobot</a>: rokok yang bahan      pembungkusnya berupa daun jagung.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Kawung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kawung">Kawung</a>: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Sigaret" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sigaret">Sigaret</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">: rokok      yang bahan pembungkusnya berupa kertas.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Cerutu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cerutu">Cerutu</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">: rokok      yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Rokok Putih (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rokok_Putih&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rokok Putih</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">: rokok yang      bahan baku atau isinya hanya daun </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Tembakau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tembakau">tembakau</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang diberi </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Saus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saus">saus</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> untuk      mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Rokok Kretek (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rokok_Kretek&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rokok Kretek</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">: rokok yang      bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Cengkeh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cengkeh">cengkeh</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang diberi      saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Rokok Klembak:      rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kemenyan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemenyan&amp;action=edit&amp;redlink=1">kemenyan</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan      aroma tertentu.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;">Rokok berdasarkan proses pembuatannya.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Sigaret Kretek Tangan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sigaret_Kretek_Tangan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sigaret Kretek      Tangan</a> (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara <a title="Digiling atau dilinting (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Digiling_atau_dilinting&amp;action=edit&amp;redlink=1">digiling atau      dilinting</a> dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Sigaret Kretek Mesin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sigaret_Kretek_Mesin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sigaret Kretek Mesin</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> (SKM):      rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material      rokok dimasukkan ke dalam </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Mesin pembuat rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mesin_pembuat_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">mesin pembuat rokok</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.      Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat      ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam      ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok,      biasanya, dihubungkan dengan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Mesin pembungkus rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mesin_pembungkus_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">mesin pembungkus rokok</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun      telah dalam bentuk </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Pak (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pak&amp;action=edit&amp;redlink=1">pak</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu      menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Pres (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pres&amp;action=edit&amp;redlink=1">pres</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin      yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal      dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Pangkal rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pangkal_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">pangkal rokok</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> dan lingkar </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Ujung rokok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ujung_rokok&amp;action=edit&amp;redlink=1">ujung rokok</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> sama besar.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian :</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Sigaret Kretek      Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya      ditambahkan aroma rasa yang khas. </span><span style="font-family:&quot;">Contoh:      Gudang Garam Filter Internasional, Djarum Super, dll.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Sigaret Kretek      Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan      nikotin yang rendah. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas.      Contoh: A Mild, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Clas Mild (rokok)" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Clas_Mild_%28rokok%29">Clas      Mild</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, Star Mild, U Mild, LA Light, Surya Slim, dll.</span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:&quot;">Rokok berdasarkan penggunaan <a title="Filter (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Filter&amp;action=edit&amp;redlink=1">filter</a>.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Rokok Filter (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rokok_Filter&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rokok Filter</a> (RF): rokok      yang pada bagian pangkalnya terdapat <a title="Gabus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gabus">gabus</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Rokok Non Filter (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rokok_Non_Filter&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rokok Non Filter</a> (RNF): rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.</span></li>
</ul>
<h2><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Merek-merek rokok yang terkenal" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rokok&amp;action=edit&amp;section=2">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Merek-merek rokok yang terkenal</span></span></h2>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="LA Lights (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=LA_Lights&amp;action=edit&amp;redlink=1">LA Lights</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="LA Menthol (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=LA_Menthol&amp;action=edit&amp;redlink=1">LA Menthol</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Daffidoff (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daffidoff&amp;action=edit&amp;redlink=1">Daffidoff</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Djarum BLACK (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Djarum_BLACK&amp;action=edit&amp;redlink=1">Djarum BLACK</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Djarum Super (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Djarum_Super&amp;action=edit&amp;redlink=1">Djarum Super</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Djarum Coklat (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Djarum_Coklat&amp;action=edit&amp;redlink=1">Djarum Coklat</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Dunhill (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dunhill&amp;action=edit&amp;redlink=1">Dunhill</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Country" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Country">Country</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="A Mild (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=A_Mild&amp;action=edit&amp;redlink=1">A Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Clas Mild" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Clas_Mild">Clas Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Bentoel (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bentoel&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bentoel</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Benson &amp; Hedges (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benson_%26_Hedges&amp;action=edit&amp;redlink=1">Benson &amp; Hedges</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Lestees (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lestees&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lestees</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Lintang Enam (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lintang_Enam&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lintang Enam</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Dji Sam Soe" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dji_Sam_Soe">Dji Sam Soe</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Gudang Garam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gudang_Garam">Gudang Garam</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Lucky Strike (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lucky_Strike&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lucky Strike</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Marlboro" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marlboro">Marlboro</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Wismilak (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wismilak&amp;action=edit&amp;redlink=1">Wismilak</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Star Mild (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Star_Mild&amp;action=edit&amp;redlink=1">Star Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="X Mild (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=X_Mild&amp;action=edit&amp;redlink=1">X Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="U Mild (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=U_Mild&amp;action=edit&amp;redlink=1">U Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Urban Mild (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Urban_Mild&amp;action=edit&amp;redlink=1">Urban Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Ten Mild (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ten_Mild&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ten Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Win Mild (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Win_Mild&amp;action=edit&amp;redlink=1">Win Mild</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Gulden Elite (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulden_Elite&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gulden Elite</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Bheta (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bheta&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bheta</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Pensil Mas Internasional (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pensil_Mas_Internasional&amp;action=edit&amp;redlink=1">Pensil Mas      Internasional</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Absolute Mild</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Minna Internasional</span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=70&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ganja</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/ganja/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/ganja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:45:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=68&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;">Ganja</span></strong><span style="font-family:&quot;"> (<em>Cannabis sativa</em> syn. <em>Cannabis indica</em>) adalah <a title="Tumbuhan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan">tumbuhan</a> budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat <a title="Narkotika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Narkotika">narkotika</a> pada bijinya, <a title="Tetrahidrokanabinol (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetrahidrokanabinol&amp;action=edit&amp;redlink=1">tetrahidrokanabinol</a> (<em>THC</em>, <em>tetra-hydro-cannabinol</em>) yang dapat membuat pemakainya mengalami <em><a title="Euforia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Euforia&amp;action=edit&amp;redlink=1">euforia</a></em> (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Ganja menjadi simbol budaya <a title="Hippies (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hippies&amp;action=edit&amp;redlink=1">hippies</a> yang pernah populer di <a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a>. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Opium" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Opium">opium</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Globalisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Globalisme">globalisme</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang dipaksakan negara </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kapitalisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapitalisme">kapitalis</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> terhadap negara berkembang. Di India, sebagian </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Sadhu (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sadhu&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sadhu</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang menyembah dewa </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Shiva" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Shiva">Shiva</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Hashish (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hashish&amp;action=edit&amp;redlink=1">Hashish</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Bhang (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bhang&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bhang</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="margin-left:-6.75pt;" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:186.9pt;padding:.75pt;" width="249">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-family:&quot;">Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong <a title="Narkotika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Narkotika">narkotika</a>, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang yang berdasarkan bahan kimiawi dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Diantara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euphoria (rasa gembira) yang berlebihan, serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir diantara para pengguna tertentu.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Efek negatif secara umum adalah bila sudah menghisap maka pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir. Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuana dan marijuana pada umumnya. Selain diklaim sebagai pereda rasa sakit, dan pengobatan untuk penyakit tertentu (termasuk kanker), banyak juga pihak yang menyatakan adanya lonjakan kreatifitas dalam berfikir serta dalam berkarya (terutama pada para seniman dan musisi.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Berdasarkan penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreatifitas), juga di pengaruhi oleh jenis ganja yang digunakan. Salah satu jenis ganja yang dianggap membantu kreatifitas adalah hasil silangan modern &#8220;Cannabis indica&#8221; yang berasal dari India dengan &#8220;Cannabis sativa&#8221; dari Barat, dimana jenis Marijuana silangan inilah yang merupakan tipe yang tumbuh di Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Efek yang dihasilkan juga beragam terhadap setiap individu, dimana dalam golongan tertentu ada yang merasakan efek yang membuat mereka menjadi malas, sementara ada kelompok yang menjadi aktif, terutama dalam berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yang dihasilkan Methamphetamin). Marijuana, hingga detik ini, tidak pernah terbukti sebagai penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu dianggap sebagai tanaman luar biasa, dimana hampir semua unsur yang ada padanya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang dan berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh obat-obatan terlarang dan alkohol, yang menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik, dan bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu. (dari berbagai sumber)</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;"> <span class="mw-headline"><strong><em>Pemanfaatan</em></strong></span><strong><em></em></strong></span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Varietas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Varietas">varietas</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="IT"> yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Aceh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh">Aceh</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="IT"> daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut <em>bong</em>.</span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Budidaya</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;">Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara <a title="Tropis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tropis">tropis</a>. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:black;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=68&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/ganja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nikotina</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/nikotina/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/nikotina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Nikotina adalah senyawa kimia organik kelompok alkaloid yang dihasilkan secara alami pada berbagai macam tumbuhan, terutama suku terung-terungan (Solanaceae) seperti tembakau dan tomat. Nikotina berkadar 0,3 sampai 5,0% dari berat kering tembakau berasal dari hasil biosintesis di akar dan terakumulasi di daun. Nikotina merupakan racun saraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=66&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Nikotina</span></strong><span style="font-family:&quot;" lang="IT"> adalah senyawa kimia organik kelompok </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Alkaloid" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alkaloid">alkaloid</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="IT"> yang dihasilkan secara alami pada berbagai macam </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Tumbuhan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan">tumbuhan</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="IT">, terutama suku terung-terungan (</span><span style="font-family:&quot;"><a title="Solanaceae" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Solanaceae">Solanaceae</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="IT">) seperti </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Tembakau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tembakau">tembakau</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="IT"> dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Tomat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tomat">tomat</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="IT">. </span><span style="font-family:&quot;">Nikotina berkadar 0,3 sampai 5,0% dari berat kering tembakau berasal dari hasil <a title="Metabolisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Metabolisme">biosintesis</a> di <a title="Akar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Akar">akar</a> dan terakumulasi di <a title="Daun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daun">daun</a>.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Nikotina merupakan racun <a title="Saraf" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saraf">saraf</a> yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis <a title="Insektisida (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Insektisida&amp;action=edit&amp;redlink=1">insektisida</a>. Pada konsentrasi rendah, zat ini dapat menimbulkan kecanduan, khususnya pada <a title="Rokok" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok">rokok</a>. Nikotina memiliki daya <a title="Karsinogenik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karsinogenik&amp;action=edit&amp;redlink=1">karsinogenik</a> terbatas yang menjadi penghambat kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, akan tetapi nikotina tidak menyebabkan perkembangan sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=66&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/nikotina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NARKOBA</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/narkoba/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/narkoba/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:42:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain &#8220;narkoba&#8221;, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Semua istilah ini, baik &#8220;narkoba&#8221; atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=64&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<h2></h2>
<p><strong><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Narkoba</span></strong><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain &#8220;narkoba&#8221;, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Departemen Kesehatan Republik Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Departemen_Kesehatan_Republik_Indonesia">Departemen Kesehatan Republik Indonesia</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> adalah <strong>Napza</strong> yang merupakan singkatan dari </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Narkotika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Narkotika">Narkotika</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Psikotropika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Psikotropika">Psikotropika</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Zat Adiktif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zat_Adiktif">Zat Adiktif</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Semua istilah ini, baik &#8220;narkoba&#8221; atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis.</span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Penyebaran</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;">Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas,pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.</span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Efek</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></h2>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Halusinogen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Halusinogen">Halusinogen</a>, efek dari narkoba bisa mengakibatkan      bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang      menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya      tidak ada / tidak nyata contohnya kokain &amp; <a title="LSD" href="http://id.wikipedia.org/wiki/LSD">LSD</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Stimulan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stimulan">Stimulan</a> , efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan      kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja      biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara      waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira      untuk sementara waktu</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Depresan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Depresan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Depresan</a>, efek dari narkoba      yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional      tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur      dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Adiktif (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Adiktif&amp;action=edit&amp;redlink=1">Adiktif</a> , Seseorang yang      sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat      tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif ,      karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam      otak,contohnya ganja , heroin , putaw</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka      lambat laun <a title="Organ" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Organ">organ</a> dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu      akan overdosis dan akhirnya kematian</span></li>
</ul>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Jenis</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></h2>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Heroin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Heroin">Heroin</a> atau diamorfin (INN)      adalah sejenis opioid alkaloid.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;">Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari <a title="Morfin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Morfin">morfin</a> (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Ganja" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja">Ganja</a> (<em>Cannabis sativa syn. Cannabis indica</em>) adalah      tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan      zat narkotika pada bijinya, <em>tetrahidrokanabinol</em> (THC, <em>tetra-hydro-cannabinol</em>)      yang dapat membuat pemakainya mengalami <a title="Euforia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Euforia&amp;action=edit&amp;redlink=1">euforia</a> (rasa senang yang      berkepanjangan tanpa sebab).</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;"><a title="Ganja" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja">Ganja</a> menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">Kontroversi</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang yang berdasarkan bahan kimiawi dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Diantara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euphoria (rasa gembira) yang berlebihan, serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir diantara para pengguna tertentu.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Efek negatif secara umum adalah bila sudah menghisap maka pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir. Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuana dan marijuana pada umumnya. Selain diklaim sebagai pereda rasa sakit, dan pengobatan untuk penyakit tertentu (termasuk kanker), banyak juga pihak yang menyatakan adanya lonjakan kreatifitas dalam berfikir serta dalam berkarya (terutama pada para seniman dan musisi.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Berdasarkan penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreatifitas), juga di pengaruhi oleh jenis ganja yang digunakan. Salah satu jenis ganja yang dianggap membantu kreatifitas adalah hasil silangan modern &#8220;Cannabis indica&#8221; yang berasal dari India dengan &#8220;Cannabis sativa&#8221; dari Barat, dimana jenis Marijuana silangan inilah yang merupakan tipe yang tumbuh di Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Efek yang dihasilkan juga beragam terhadap setiap individu, dimana dalam golongan tertentu ada yang merasakan efek yang membuat mereka menjadi malas, sementara ada kelompok yang menjadi aktif, terutama dalam berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yang dihasilkan Methamphetamin). Marijuana, hingga detik ini, tidak pernah terbukti sebagai penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu dianggap sebagai tanaman luar biasa, dimana hampir semua unsur yang ada padanya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang dan berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh obat-obatan terlarang dan alkohol, yang menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik, dan bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu.</span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">Pemanfaatan</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Budidaya</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;">Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan      merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Morfin      bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek      samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa      kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar,      merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan      ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga      dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Kata &#8220;morfin&#8221; berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Kokain adalah      senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="IT">Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=64&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/narkoba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembunuhan</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/pembunuhan/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/pembunuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/pembunuhan/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Pembunuhan adalah suatu tindakan untuk menghilangkan nyawa seseorang dengan cara yang melanggar hukum, maupun yang tidak melawan hukum. Pembunuhan biasanya dilatarbelakangi oleh bermacam-macam motif, misalnya politik, kecemburuan, dendam, membela diri, dan sebagainya. Pembunuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Yang paling umum adalah dengan menggunakan senjata api atau senjata tajam. Pembunuhan dapat juga dapat dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=63&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Pembunuhan</span></strong><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> adalah suatu tindakan untuk menghilangkan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Nyawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nyawa">nyawa</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> seseorang dengan cara yang melanggar </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Hukum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum">hukum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, maupun yang tidak melawan hukum.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Pembunuhan biasanya dilatarbelakangi oleh bermacam-macam <a title="Motif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Motif">motif</a>, misalnya <a title="Politik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politik">politik</a>, <a title="Cembur (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cembur&amp;action=edit&amp;redlink=1">kecemburuan</a>, <a title="Dendam (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dendam&amp;action=edit&amp;redlink=1">dendam</a>, membela diri, dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Pembunuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Yang paling umum adalah dengan menggunakan senjata api atau senjata tajam. Pembunuhan dapat juga dapat dilakukan dengan menggunakan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Bahan peledak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_peledak">bahan peledak</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, seperti </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Bom" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bom">bom</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=63&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/pembunuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ABORSI</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/aborsi/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/aborsi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:33:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Gugur kandungan atau aborsi (bahasa Latin: abortus) adalah berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu yang mengakibatkan kematian janin. Apabila janin lahir selamat (hidup) sebelum 38 minggu namun setelah 20 minggu, maka istilahnya adalah kelahiran prematur. Dalam ilmu kedokteran, istilah-istilah ini digunakan untuk membedakan aborsi: Spontaneous abortion: gugur kandungan yang disebabkan oleh trauma kecelakaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=60&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;">Gugur kandungan</span></strong><span style="font-family:&quot;"> atau <strong>aborsi</strong> (<a title="Bahasa Latin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Latin">bahasa Latin</a>: <strong><em>abortus</em></strong>) adalah berhentinya <a title="Kehamilan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan">kehamilan</a> sebelum usia kehamilan 20 minggu yang mengakibatkan kematian <a title="Janin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Janin">janin</a>. Apabila janin lahir selamat (hidup) sebelum 38 minggu namun setelah 20 minggu, maka istilahnya adalah <a title="Kelahiran prematur (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelahiran_prematur&amp;action=edit&amp;redlink=1">kelahiran prematur</a>.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Dalam <a title="Ilmu kedokteran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_kedokteran">ilmu kedokteran</a>, istilah-istilah ini digunakan untuk membedakan aborsi:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Spontaneous abortion</span></em><span style="font-family:&quot;">: gugur kandungan yang disebabkan oleh trauma kecelakaan      atau sebab-sebab alami.</span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Induced abortion</span></em><span style="font-family:&quot;"> atau <em>procured abortion</em>: pengguguran kandungan      yang disengaja. Termasuk di dalamnya adalah: </span>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Therapeutic abortion</span></em><span style="font-family:&quot;">: pengguguran yang dilakukan karena       kehamilan tersebut mengancam kesehatan jasmani atau rohani sang ibu,       terkadang dilakukan sesudah pemerkosaan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Eugenic abortion</span></em><span style="font-family:&quot;">: pengguguran yang dilakukan       terhadap janin yang cacat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Elective       abortion</span></em><span style="font-family:&quot;" lang="FI">: pengguguran yang dilakukan untuk alasan-alasan       lain.</span></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Dalam bahasa sehari-hari, istilah &#8220;keguguran&#8221; biasanya digunakan untuk <em>spontaneous abortion</em>, sementara &#8220;aborsi&#8221; digunakan untuk <em>induced abortion</em>.</span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pengaturan oleh pemerintah Indonesia</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;">Tindakan aborsi menurut <a title="Kitab Undang-undang Hukum Pidana (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kitab_Undang-undang_Hukum_Pidana&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)</a> di Indonesia dikategorikan sebagai tindakan <a title="Kriminal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kriminal">kriminal</a>. </span><span style="font-family:&quot;" lang="ES">Pasal-pasal KUHP yang mengatur hal ini adalah pasal 229, 341, 342, 343, 346, 347, 348, dan 349. </span><span style="font-family:&quot;">Menurut KUHP, aborsi merupakan:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Pengeluaran hasil <a title="Konsepsi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsepsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">konsepsi</a> pada setiap <a title="Stadium" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stadium">stadium</a> perkembangannya sebelum masa kehamilan yang lengkap tercapai (38-40      minggu).</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup      diluar kandungan (berat kurang dari 500 gram atau kurang dari 20      minggu).Dari segi <a title="Medikolegal (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Medikolegal&amp;action=edit&amp;redlink=1">medikolegal</a> maka istilah      abortus, keguguran, dan kelahiran prematur mempunyai arti yang sama dan      menunjukkan pengeluaran janin sebelum usia kehamilan yang cukup.</span></li>
</ul>
<h2><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">[<a title="Sunting bagian: Klasifikasi Abortus" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=2">sunting</a>]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> <span class="mw-headline">Klasifikasi Abortus</span></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;">Beberapa tipikal abortus dapat diklasifikasikan sebagai berikut</span></p>
<h3><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">[<a title="Sunting bagian: Abortus spontanea" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=3">sunting</a>]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> <span class="mw-headline">Abortus spontanea</span></span></h3>
<p><strong><span style="font-family:&quot;">Abortus spontanea</span></strong><span style="font-family:&quot;"> merupakan abortus yang berlangsung tanpa tindakan, dalam hal ini dibedakan sebagai berikut:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Abortus imminens</span></em><span style="font-family:&quot;">, Peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada      kehamilan sebelum 20 minggu, dimana hasil konsepsi masih dalam uterus, dan      tanpa adanya <a title="Dilatasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dilatasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">dilatasi</a> <a title="Serviks (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">serviks</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Abortus insipiens</span></em><span style="font-family:&quot;">, Peristiwa <a title="Perdarahan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdarahan&amp;action=edit&amp;redlink=1">perdarahan</a> <a title="Uterus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uterus">uterus</a> pada      kehamilan sebelum 20 minggu dengan adanya dilatasi serviks <a title="Uteri (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uteri&amp;action=edit&amp;redlink=1">uteri</a> yang meningkat, tetapi      hasil konsepsi masih dalam uterus.</span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Abortus inkompletus</span></em><span style="font-family:&quot;">, Pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan      sebelum 20 minggu dengan masih ada sisa tertinggal dalam uterus.</span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family:&quot;">Abortus kompletus</span></em><span style="font-family:&quot;">, semua hasil konsepsi sudah dikeluarkan.</span></li>
</ul>
<h3><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">[<a title="Sunting bagian: Abortus provokatus" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=4">sunting</a>]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> <span class="mw-headline">Abortus provokatus</span></span></h3>
<p><strong><span style="font-family:&quot;">Abortus provokatus</span></strong><span style="font-family:&quot;"> merupakan jenis abortus yang sengaja dibuat/dilakukan, yaitu dengan cara menghentikan kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar tubuh ibu. Pada umumnya bayi dianggap belum dapat hidup diluar <a title="Kandungan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kandungan">kandungan</a> apabila usia kehamilan belum mencapai 28 minggu, atau <a title="Berat badan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berat_badan&amp;action=edit&amp;redlink=1">berat badan</a> bayi kurang dari 1000 gram, walaupun terdapat beberapa kasus bayi dengan berat dibawah 1000 gram dapat terus hidup. Pengelompokan Abortus provokatus secara lebih spesifik:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Abortus Provokatus      Medisinalis/Artificialis/Therapeuticus, abortus yang dilakukan dengan      disertai <a title="Indikasi medik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indikasi_medik&amp;action=edit&amp;redlink=1">indikasi medik</a>. Di      Indonesia yang dimaksud dengan <a title="Indikasi medik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indikasi_medik&amp;action=edit&amp;redlink=1">indikasi medik</a> adalah      demi menyelamatkan nyawa ibu. Syarat-syaratnya:</span></li>
</ul>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Dilakukan oleh <a title="Tenaga kesehatan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tenaga_kesehatan&amp;action=edit&amp;redlink=1">tenaga kesehatan</a> yang memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukannya (yaitu seorang      dokter ahli kebidanan dan penyakit <a title="Kandungan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kandungan">kandungan</a>)      sesuai dengan tanggung jawab <a title="Profesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Profesi">profesi</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Harus meminta      pertimbangan tim ahli (ahli medis lain, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Agama" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agama">agama</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Hukum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum">hukum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Psikologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi">psikologi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">).</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Harus ada persetujuan tertulis dari penderita atau      suaminya atau keluarga terdekat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Dilakukan di sarana kesehatan yang memiliki tenaga/<a title="Peralatan medis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peralatan_medis&amp;action=edit&amp;redlink=1">peralatan</a> yang      memadai, yang ditunjuk oleh pemerintah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Prosedur tidak dirahasiakan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Dokumen medik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dokumen_medik&amp;action=edit&amp;redlink=1">Dokumen medik</a> harus      lengkap.</span></li>
</ol>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Abortus Provokatus Kriminalis, aborsi yang sengaja      dilakukan tanpa adanya <a title="Indikasi medik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indikasi_medik&amp;action=edit&amp;redlink=1">indikasi medik</a> (<a title="Ilegal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilegal">ilegal</a>). </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Biasanya      pengguguran dilakukan dengan menggunakan alat-alat atau obat-obat      tertentu.</span></li>
</ul>
<h2><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Penyebab Abortus" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=5">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Penyebab Abortus</span></span></h2>
<h3><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Maternal" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=6">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Maternal</span></span></h3>
<h4><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Penyebab dari segi Maternal" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=7">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Penyebab dari segi Maternal</span></span></h4>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Penyebab secara umum:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Infeksi akut (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Infeksi_akut&amp;action=edit&amp;redlink=1">Infeksi akut</a></span></li>
</ul>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Virus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Virus">virus</a>, misalnya <a title="Cacar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cacar">cacar</a>, <a title="Rubella" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rubella">rubella</a>, <a title="Hepatitis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hepatitis">hepatitis</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Infeksi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Infeksi">Infeksi</a> <a title="Bakteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri">bakteri</a>, misalnya <a title="Streptokokus (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Streptokokus&amp;action=edit&amp;redlink=1">streptokokus</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Parasit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Parasit">Parasit</a>, misalnya <a title="Malaria" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaria">malaria</a>.</span></li>
</ol>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Infeksi <a title="Kronis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kronis">kronis</a></span></li>
</ul>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Sifilis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sifilis">Sifilis</a>, biasanya menyebabkan abortus pada trimester      kedua.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Tuberkulosis paru (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tuberkulosis_paru&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tuberkulosis paru</a> aktif.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Keracunan, misalnya keracunan tembaga, timah, air raksa,      dll.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Penyakit kronis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_kronis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Penyakit kronis</a>,      misalnya : </span>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Hipertensi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hipertensi">hipertensi</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Nephritis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nephritis&amp;action=edit&amp;redlink=1">nephritis</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Diabetes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes">diabetes</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Anemia berat (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anemia_berat&amp;action=edit&amp;redlink=1">anemia berat</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Penyakit jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_jantung">penyakit jantung</a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Toxemia gravidarum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Toxemia_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">toxemia gravidarum</a></span></li>
</ol>
</li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Gangguan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Fisiologis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fisiologis">fisiologis</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">,      misalnya </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Syok (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Syok&amp;action=edit&amp;redlink=1">Syok</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, ketakutan, dll.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Trauma (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Trauma&amp;action=edit&amp;redlink=1">Trauma</a> fisik.</span></li>
</ol>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Penyebab yang bersifat <a title="Lokal (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lokal&amp;action=edit&amp;redlink=1">lokal</a>:</span></li>
</ul>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Fibroid (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fibroid&amp;action=edit&amp;redlink=1">Fibroid</a>, <a title="Inkompetensia serviks (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Inkompetensia_serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">inkompetensia      serviks</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Radang pelvis kronis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radang_pelvis_kronis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Radang pelvis kronis</a>,      <a title="Endometrtis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Endometrtis&amp;action=edit&amp;redlink=1">endometrtis</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Retroversi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Retroversi&amp;action=edit&amp;redlink=1">Retroversi</a> <a title="Kronis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kronis">kronis</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Hubungan seksual" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_seksual">Hubungan seksual</a> yang berlebihan sewaktu      hamil, sehingga menyebabkan <a title="Hiperemia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperemia&amp;action=edit&amp;redlink=1">hiperemia</a> dan abortus.</span></li>
</ol>
<h4><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">[<a title="Sunting bagian: Penyebab dari segi Janin" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=8">sunting</a>]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> <span class="mw-headline">Penyebab dari segi Janin</span></span></h4>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Kematian janin      akibat kelainan bawaan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Mola hidatidosa (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mola_hidatidosa&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mola hidatidosa</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Penyakit plasenta (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_plasenta&amp;action=edit&amp;redlink=1">Penyakit plasenta</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="ES"> dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Desidua (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Desidua&amp;action=edit&amp;redlink=1">desidua</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="ES">, misalnya </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Inflamasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflamasi">inflamasi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="ES"> dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Degenerasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Degenerasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">degenerasi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="ES">.</span></li>
</ul>
<h2><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Alasan untuk melakukan tindakan Abortus Provokatus" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=9">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI"> <span class="mw-headline">Alasan untuk melakukan tindakan Abortus Provokatus</span></span></h2>
<h3><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">[<a title="Sunting bagian: Abortus Provokatus Medisinalis" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=10">sunting</a>]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> <span class="mw-headline">Abortus Provokatus Medisinalis</span></span></h3>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Abortus yang mengancam (<em>threatened abortion</em>)      disertai dengan <a title="Perdarahan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdarahan&amp;action=edit&amp;redlink=1">perdarahan</a> yang terus      menerus, atau jika janin telah meninggal (<em>missed abortion</em>).</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Mola Hidatidosa      atau </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Hidramnion akut (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hidramnion_akut&amp;action=edit&amp;redlink=1">hidramnion akut</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Infeksi uterus      akibat tindakan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Gugur kandungan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gugur_kandungan#Alasan_untuk_melakukan_tindakan_Abortus_Provokatus.23Abortus_Provokatus_Kriminalis">abortus      kriminalis</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Penyakit      keganasan pada saluran jalan lahir, misalnya </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kanker serviks" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker_serviks">kanker serviks</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> atau      jika dengan adanya kehamilan akan menghalangi pengobatan untuk penyakit      keganasan lainnya pada tubuh seperti </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kanker payudara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker_payudara">kanker payudara</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Prolaps uterus </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Gravid (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gravid&amp;action=edit&amp;redlink=1">gravid</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang tidak bisa diatasi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Telah berulang kali mengalami <a title="Operasi caesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Operasi_caesar">operasi      caesar</a>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Penyakit-penyakit dari ibu yang sedang mengandung,      misalnya <a title="Penyakit jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_jantung">penyakit jantung</a> organik dengan <a title="Gagal jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gagal_jantung">kegagalan      jantung</a>, <a title="Hipertensi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hipertensi">hipertensi</a>, <a title="Nephritis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nephritis&amp;action=edit&amp;redlink=1">nephritis</a>, <a title="Tuberkulosis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuberkulosis">tuberkulosis</a> paru aktif, <a title="Toksemia gravidarum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Toksemia_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">toksemia gravidarum</a> yang berat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Penyakit-penyakit <a title="Metabolik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Metabolik&amp;action=edit&amp;redlink=1">metabolik</a>, misalnya <a title="Diabetes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes">diabetes</a> yang tidak terkontrol yang disertai <a title="Komplikasi vaskuler (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Komplikasi_vaskuler&amp;action=edit&amp;redlink=1">komplikasi vaskuler</a>,      <a title="Hipertiroid (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipertiroid&amp;action=edit&amp;redlink=1">hipertiroid</a>, dan      lain-lain.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Epilepsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Epilepsi">Epilepsi</a>, <a title="Sklerosis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sklerosis&amp;action=edit&amp;redlink=1">sklerosis</a> yang luas dan      berat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Hiperemesis gravidarum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperemesis_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">Hiperemesis gravidarum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang      berat, dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Chorea gravidarum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chorea_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">chorea gravidarum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Gangguan jiwa (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gangguan_jiwa&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gangguan jiwa</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, disertai      dengan kecenderungan untuk </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Bunuh diri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bunuh_diri">bunuh diri</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">. Pada      kasus seperti ini, sebelum melakukan tindakan abortus harus      dikonsultasikan dengan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Psikiater" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Psikiater">psikiater</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></li>
</ul>
<h3><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Abortus Provokatus Kriminalis" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=11">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Abortus Provokatus Kriminalis</span></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Abortus provokatus kriminalis sering terjadi pada </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kehamilan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan">kehamilan</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang tidak dikehendaki. </span><span style="font-family:&quot;">Ada</span><span style="font-family:&quot;"> beberapa alasan wanita tidak menginginkan kehamilannya:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Alasan kesehatan, di mana ibu tidak cukup sehat untuk      hamil.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Alasan <a title="Psikososial (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Psikososial&amp;action=edit&amp;redlink=1">psikososial</a>, di mana ibu      sendiri sudah enggan/tidak mau untuk punya anak lagi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Kehamilan di luar nikah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Masalah </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Ekonomi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi">ekonomi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, menambah anak      berarti akan menambah beban ekonomi keluarga.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Masalah </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Sosial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sosial">sosial</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, misalnya      khawatir adanya penyakit turunan, janin cacat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Kehamilan yang      terjadi akibat </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Perkosaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perkosaan">perkosaan</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> atau      akibat </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Incest" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Incest">incest</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> (hubungan antar      keluarga).</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Selain itu tidak      bisa dilupakan juga bahwa kegagalan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kontrasepsi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kontrasepsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">kontrasepsi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> juga termasuk      tindakan kehamilan yang tidak diinginkan.</span></li>
</ul>
<h2><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">[<a title="Sunting bagian: Pelaku Abortus Provokatus Kriminalis" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=12">sunting</a>]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> <span class="mw-headline">Pelaku Abortus Provokatus Kriminalis</span></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;">Pelaku Abortus Provokatus Kriminalis biasanya adalah:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;">Wanita bersangkutan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><a title="Dokter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter">Dokter</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> atau      tenaga medis lain (demi keuntungan atau demi rasa simpati).</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Orang lain yang      bukan tenaga medis (misalnya </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Dukun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dukun">dukun</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></li>
</ul>
<h2><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Akibat Abortus Provokatus Kriminalis" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=13">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Akibat Abortus Provokatus Kriminalis</span></span></h2>
<h3><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Komplikasi medis yang dapat timbul pada ibu" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=14">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Komplikasi medis yang dapat timbul pada ibu</span></span></h3>
<h4><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Perforasi" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=15">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Perforasi</span></span></h4>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Dalam melakukan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Dilatasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dilatasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">dilatasi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> dan kerokan harus diingat bahwa selalu ada kemungkinan terjadinya </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Perforasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perforasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">perforasi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> dinding </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Uterus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uterus">uterus</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, yang dapat menjurus ke </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Rongga peritoneum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rongga_peritoneum&amp;action=edit&amp;redlink=1">rongga peritoneum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, ke </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Ligamentum latum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ligamentum_latum&amp;action=edit&amp;redlink=1">ligamentum latum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, atau ke </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kandung kencing (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kandung_kencing&amp;action=edit&amp;redlink=1">kandung kencing</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">. Oleh sebab itu, letak uterus harus ditetapkan lebih dahulu dengan seksama pada awal tindakan, dan pada </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Dilatasi serviks (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dilatasi_serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">dilatasi serviks</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> tidak boleh digunakan tekanan berlebihan. Kerokan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kuret (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kuret&amp;action=edit&amp;redlink=1">kuret</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> dimasukkan dengan hati-hati, akan tetapi penarikan kuret ke luar dapat dilakukan dengan tekanan yang lebih besar. Bahaya perforasi ialah </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Perdarahan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdarahan&amp;action=edit&amp;redlink=1">perdarahan</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Peritonitis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peritonitis&amp;action=edit&amp;redlink=1">peritonitis</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">. Apabila terjadi perforasi atau diduga terjadi peristiwa itu, penderita harus diawasi dengan seksama dengan mengamati keadaan umum, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Nadi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nadi&amp;action=edit&amp;redlink=1">nadi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Tekanan darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tekanan_darah">tekanan darah</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, kenaikan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Suhu tubuh (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suhu_tubuh&amp;action=edit&amp;redlink=1">suhu</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, turunnya </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Hemoglobin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hemoglobin">hemoglobin</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, dan keadaan perut bawah. Jika keadaan meragukan atau ada tanda-tanda bahaya, sebaiknya dilakukan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Laparatomi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laparatomi&amp;action=edit&amp;redlink=1">laparatomi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> percobaan dengan segera.</span></p>
<h4><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Luka pada serviks uteri" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=16">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Luka pada serviks uteri</span></span></h4>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Apabila jaringan serviks keras dan dilatasi dipaksakan maka dapat timbul sobekan pada </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Serviks uteri (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serviks_uteri&amp;action=edit&amp;redlink=1">serviks uteri</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> yang perlu dijahit. Apabila terjadi luka pada </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Ostium uteri internum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ostium_uteri_internum&amp;action=edit&amp;redlink=1">ostium uteri internum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">, maka akibat yang segera timbul ialah perdarahan yang memerlukan pemasangan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Tampon (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tampon&amp;action=edit&amp;redlink=1">tampon</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> pada </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Serviks (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">serviks</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Vagina" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">. Akibat jangka panjang ialah kemungkinan timbulnya </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Incompetent cerviks (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Incompetent_cerviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">incompetent cerviks</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">.</span></p>
<h4><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Pelekatan pada kavum uteri" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=17">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> <span class="mw-headline">Pelekatan pada kavum uteri</span></span></h4>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Melakukan kerokan secara sempurna memerlukan pengalaman. Sisa-sisa hasil konsepsi harus dikeluarkan, tetapi jaringan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Miometrium (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Miometrium&amp;action=edit&amp;redlink=1">miometrium</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> jangan sampai terkerok, karena hal itu dapat mengakibatkan terjadinya perlekatan dinding </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Kavum uteri (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kavum_uteri&amp;action=edit&amp;redlink=1">kavum uteri</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> di beberapa tempat. Sebaiknya kerokan dihentikan pada suatu tempat apabila pada suatu tempat tersebut dirasakan bahwa jaringan tidak begitu lembut lagi.</span></p>
<h4><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI"> </span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Perdarahan" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=18"></a></span></span><span class="editsection"></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI"><span class="mw-headline">Perdarahan</span></span></h4>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Kerokan pada kehamilan yang sudah agak tua atau pada </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Mola hidatidosa (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mola_hidatidosa&amp;action=edit&amp;redlink=1">mola hidatidosa</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> terdapat bahaya perdarahan. Oleh sebab itu, jika perlu hendaknya dilakukan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Transfusi darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transfusi_darah">transfusi darah</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> dan sesudah itu, dimasukkan tampon kasa ke dalam uterus dan vagina.</span></p>
<h4><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI">[</span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Infeksi" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=19">sunting</a></span></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI">]</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI"> <span class="mw-headline">Infeksi</span></span></h4>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Apabila syarat </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Asepsis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asepsis&amp;action=edit&amp;redlink=1">asepsis</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Antisepsis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antisepsis&amp;action=edit&amp;redlink=1">antisepsis</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> tidak diindahkan, maka bahaya infeksi sangat besar. Infeksi kandungan yang terjadi dapat menyebar ke seluruh peredaran darah, sehingga menyebabkan kematian. Bahaya lain yang ditimbulkan abortus kriminalis antara lain infeksi pada </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Saluran telur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saluran_telur">saluran telur</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">. Akibatnya, sangat mungkin tidak bisa terjadi kehamilan lagi</span></p>
<h4><span class="editsection"></span><span class="editsection"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a title="Sunting bagian: Lain-lain" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugur_kandungan&amp;action=edit&amp;section=20"></a></span></span><span class="editsection"></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FI"><span class="mw-headline">Lain-lain</span></span></h4>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Komplikasi yang dapat timbul dengan segera pada pemberian </span><span style="font-family:&quot;"><a title="NaCl" href="http://id.wikipedia.org/wiki/NaCl">NaCl</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> hipertonik adalah apabila larutan garam masuk ke dalam rongga </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Peritoneum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peritoneum&amp;action=edit&amp;redlink=1">peritoneum</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> atau ke dalam </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Pembuluh darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuluh_darah">pembuluh darah</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> dan menimbulkan gejala-gejala </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Konvulsi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konvulsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">konvulsi</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">, penghentian kerja jantung, penghentian pernapasan, atau </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Hipofibrinogenemia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipofibrinogenemia&amp;action=edit&amp;redlink=1">hipofibrinogenemia</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">. Sedangkan komplikasi yang dapat ditimbulkan pada pemberian </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Prostaglandin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Prostaglandin&amp;action=edit&amp;redlink=1">prostaglandin</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI"> antara lain panas, rasa <em>enek</em>, </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Muntah (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muntah&amp;action=edit&amp;redlink=1">muntah</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">, dan </span><span style="font-family:&quot;"><a title="Diare" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diare">diare</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="FI">.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Komplikasi yang Dapat Timbul Pada Janin: Sesuai dengan tujuan dari abortus itu sendiri yaitu ingin mengakhiri kehamilan, maka nasib janin pada kasus abortus provokatus kriminalis sebagian besar meninggal. Kalaupun bisa hidup, itu berarti tindakan abortus gagal dilakukan dan janin kemungkinan besar mengalami cacat fisik.</span></p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;" lang="FI">Secara garis besar tindakan abortus sangat berbahaya bagi ibu dan juga janin yaitu bisa menyebabkan kematian pada keduanya.</span></strong><span style="font-family:&quot;" lang="FI"></span></p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Cara – cara Abortus Provokatus Kriminalis</span></strong><span style="font-family:&quot;" lang="SV"> Kekerasan Mekanik : 1. Umum</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">a. Latihan olahraga berlebihan</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">b. Naik kuda berlebihan</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">c. Mendaki gunung, berenang, naik turun tangga</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">d. Tekanan / trauma pada abdomen</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Wanita cemas akan kehilangan kehamilannya karena olah raga yang berlebih dan mungkin kekerasan yang berpengaruh terhadap janinnya. Aktivitas hiruk pikuk, mengendarai kuda biasanya tidak efektif dan beberapa wanita mencari kekerasan dari suaminya. Meninju dan menendang perut sudah umum dan kematian akibat ruptur organ dalam seperti hati, limpa atau pencernaan, telah banyak dilaporkan. Ironisnya, uterus biasanya masih dalam kondisi baik.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">2. Lokal</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">a. Memasukkan alat-alat yang dapat menusuk kedalam vagina : pensil, paku, jeruji sepeda</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">b. Alat merenda, kateter atau alat penyemprot untuk menusuk atau menyemprotkan cairan kedalam uterus untuk melepas kantung amnion</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">c. Alat untuk memasang </span><span style="font-family:&quot;"><a title="IUD (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=IUD&amp;action=edit&amp;redlink=1">IUD</a></span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">d. Alat yang dapat dilalui arus listrik</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;" lang="SV">e. Aspirasi jarum suntik</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=60&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/aborsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hamil di Luar Nikah dan Permasalahan Sosialnya</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/hamil-di-luar-nikah-dan-permasalahan-sosialnya/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/hamil-di-luar-nikah-dan-permasalahan-sosialnya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:28:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat mencuat kasus pasangan muda MBA (Married by Accident), yang muncul terlebih dahulu bisa dipastikan adalah cemoohan, ejekan, mungkin juga makian. Dari sekian banyak kasus2 hamil sebelum nikah yang pernah saya perhatikan, dari mulai bisikan2, gunjingan sampai cercaan terbuka terlontar dari masyarakat. Tidaklah mengherankan di mana masyarakat merasa ada hal yang kurang selaras dengan kepercayaan mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=58&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="insertedphoto"><span style="font-family:&quot;"><span style="background:#ffffcc none repeat scroll 0;color:#000066;"><a href="http://dianadji.multiply.com/photos/hi-res/169/11"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;                  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="alignright" src="/DOCUME~1/User/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="" width="32" height="32" /><!--[endif]--></span></a></span></span></span><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;">Pada saat mencuat kasus pasangan muda MBA (Married by Accident), yang muncul terlebih dahulu bisa dipastikan adalah cemoohan, ejekan, mungkin juga makian. Dari sekian banyak kasus2 hamil sebelum nikah yang pernah saya perhatikan, dari mulai bisikan2, gunjingan sampai cercaan terbuka terlontar dari masyarakat. </span><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;" lang="SV">Tidaklah mengherankan di mana masyarakat merasa ada hal yang kurang selaras dengan kepercayaan mereka dan norma2 adat. Tidak di Indonesia, tidak di US, hal seputar kasus hamil sebelum nikah sebenarnya sama. Sekitar tahun 50-an, seorang wanita muda lajang yang memiliki anak di luar nikah akan dijadikan bulan2an oleh masyarakat sekitarnya. Kebanyakan dari mereka akhirnya memutuskan untuk melarikan diri sampai melahirkan. Atau bagi mereka yang sudah merasa putus asa, menggugurkan kandungan mereka, selain pilihan memberikan anaknya untuk diadopsi. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;" lang="SV">Dari permasalahan hamil sebelum nikah tersebut akhirnya mencetuskan gagasan untuk membuat tempat perlindungan bagi wanita2 muda ini. Gagasan itu yang memulainya justru dari pihak gereja. Karena mereka beranggapan jalan terbaik bagi wanita2 muda ini adalah memaafkan mereka dan berusaha membantu mereka memulai hidup baru. Beberapa gereja memelihara dan menjaga wanita2 muda tersebut dan menyarankan mereka untuk memberikan bayi2 mereka guna diadopsi. Hal demikian masih berlangsung sampai sekarang. Peraturan adopsi pun disesuaikan dengan perkembangan jaman, terutama sekarang dengan adanya DNA, memungkinkan seorang anak mencari ibu kandungnya. Dan adanya tengang waktu bag si ibu untuk berubah pikiran kalau2 dia ingin anaknya kembali.</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;" lang="SV">Yang saya ingin ketengahkan di sini adalah apakah ada lembaga semacam di atas di Indonesia yang bisa membantu wanita2 muda ini menjalani hidupnya. Sebagian besar dari wanita2 yang mengalami MBA adalah kaum remaja yang masih banyak kesempatan yang bisa jalani. Hanya karena mereka hamil, mereka diharuskan berhenti sekolah. Di samping karena rasa malu, juga karena peraturan sekolah yang mengharuskan murid2 wanitanya &#8220;bebas&#8221; dari perkara anak. Saya ingat dulu ada adik kelas yang diberitakan hamil dan mesti keluar dari sekolah. Saat itu dia masih kelas 2 SMA dan dengan paksa orang tuanya memindahkan dia ke propinsi lain. Padahal pacarnya yang juga masih SMA itu ingin menikahinya dan bertangung jawab. Terjadilah kucing2an antara si pacar dengan orang tuanya si wanita. Hal ini yang suka membuat saya bingung, kenapa tidak dilegalkan saja hubungan mereka. Toh kasarnya, nasi sudah jadi bubur, kenapa harus dihalang2i?</span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;" lang="SV">Memperhatikan beberapa ibu tunggal yang harus menghidupi anaknya yang beberapa dari mereka adalah ibu kawan anak2 saya di sekolah, membuat saya berpikir dalam. Jenny (nama samaran) hamil saat dia masih SMA. Dia memutuskan untuk membesarkan anaknya sendiri sembari menjalani hidupnya yang sempat tertinggal. Sang bapak dari anaknya, meskipun cukup baik hubungannya dengan anaknya, tapi tidak mau berhubungan dengan si ibu &amp; anak lebih dekat. Jenny mengikuti kelas malam untuk mengejar ketingalan SMAnya dan mendapatkan diploma SMA. Sementara itu dia bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran. Saat dia bekerja dan bersekolah, ibunya yang menjaga putrinya. Enaknya di US, bagi mereka yang ketinggalan dalam hal sekolahnya ada program di bawah state yang dapat diikuti supaya mereka bisa menyelesaikan sekolah dan memperoleh diploma. Di beberapa adult education diadakan program GED atau persamaan sekolah. Di beberapa perguruan tinggi diadakan sekolah malam (night school disebutnya bukan program extension) dan banyak dari lulusannya mendapatkan pekerjaan yang baik. Mengenai penitipan anak terutama bagi wanita2 muda yang berusaha menyelesaikan sekolahnya sambil bekerja juga dimudahkan oleh pemerintah state. Program seperti Head Start memungkinkan mereka untuk menitipkan anak2 mereka tanpa bayar atau bayaran minimum. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;">Perhatian yang timbul akibat kasus MBA sebetulnya masih salah tempat. Karena gembar-gembor dosa atau menyalahkan pihak orang tua bukanlah jawaban dari permasalahan yang timbul. Karena meskipun pasangan muda, terutama si wanitanya, ini bakal memiliki anak, mereka masih berhak mendapatkan pendidikan lebih lanjut. Demikian juga kesempatan untuk mendapatkan pelatihan bagaimana caranya merawat bayi dan anak, tentunya sangat berguna bagi mereka. Segi kesehatan juga harus sangat diperhatikan apalagi jika si wanitanya masih remaja belia. Kemungkinan besar bayi yang dilahirkan mengalami kekurangan atau cacat dapat terjadi, akibat usia ibu yang masih sangat muda. </span><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;" lang="SV">Dalam suatu masyarakat semestinya ada peran untuk membantu dan mengulurkan tangan bagi pasangan muda tersebut. Ya, memang mereka berbuat salah, tapi bukan berarti mereka harus disalahkan terus2an tanpa ampun. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<p><span style="background:white none repeat scroll 0;font-family:&quot;color:#000066;" lang="SV">Di bawah tekanan yang bertubi2 dari pihak orang tua dan juga masyarakat, seseorang bisa kalap dan melakukan kejahatan. Dari mulai aborsi baik yang sukarela maupun yang paksa sampai pembunuhan. Seperti halnya yang terjadi beberapa tahun lalu di kompleks perumahan orang tua saya. Sewaktu mendengar pacarnya hamil, si A merasa terdesak karena takut akan orang tuanya dan anggapan masyarakat. Lalu dia membunuh pacarnya dan menyembunyikan jenazahnya. Dalam kasus aborsi paksa, si wanita muda juga yang akhirnya menjadi korban yang mengakibatkan kematian atau cacatnya organ reproduksinya. Hal2 berlatar belakang MBA juga menghasilkan beberapa kasus pembuangan bayi. Kalau bayi2 itu diberikan kepada pihak panti asuhan lebih baik daripada dibuang semena2. Tapi di bawah pandangan masyarakat, seseorang bisa berpikir egois dan mementingkan perkaranya sendiri. Kalau sudah begini, bukankah tugas masyarakat sebenarnya untuk mengatasi meningkatnya kasus MBA dan kalau bisa mencari jalan keluarnya untuk pihak2 yang berkaitan. Jangan cuma bisa menuduh, menuding dan menyalahkan. Kenapa tidak dengan memaafkan terlebih dahulu, turut membantu dalam hal pendidikan, pengadaan lapangan kerja dan terutama tetap menjadi kawan, tetangga atau saudara mereka. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV"></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=58&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/hamil-di-luar-nikah-dan-permasalahan-sosialnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemerkosaan</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/pemerkosaan/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/pemerkosaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:26:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Pemerkosaan adalah suatu tindakan kriminal di mana si korban dipaksa untuk melakukan aktivitas seksual, khususnya penetrasi dengan alat kelamin, di luar kemauannya sendiri. Istilah pemerkosaan dapat pula digunakan dalam arti kiasan, misalnya untuk mengacu kepada pelanggaran yang lebih umum seperti perampokan, penghancuran, penangkapan atas warga masyarakat yang terjadi pada saat sebuah kota atau negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=56&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;color:black;">Pemerkosaan</span></strong><span style="font-family:&quot;color:black;"> adalah suatu tindakan <a title="Kriminal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kriminal"><span style="color:black;">kriminal</span></a> di mana si korban dipaksa untuk melakukan <a title="Aktivitas seksual (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aktivitas_seksual&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">aktivitas seksual</span></a>, khususnya penetrasi dengan alat kelamin, di luar kemauannya sendiri.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;">Istilah <em>pemerkosaan</em> dapat pula digunakan dalam arti kiasan, misalnya untuk mengacu kepada pelanggaran yang lebih umum seperti <a title="Perampokan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perampokan"><span style="color:black;">perampokan</span></a>, penghancuran, penangkapan atas warga masyarakat yang terjadi pada saat sebuah kota atau negara dilanda <a title="Perang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang"><span style="color:black;">perang</span></a>.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="padding:.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="SV">Sejarah</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="SV"></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">Di zaman kuno hingga akhir </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Abad Pertengahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_Pertengahan"><span style="color:black;" lang="SV">Abad Pertengahan</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">, pemerkosaan pada umumnya tidak dianggap sebagai kejahatan terhadap seorang gadis atau perempuan, melainkan lebih kepada pribadi sang laki-laki yang &#8220;memilikinya&#8221;. Jadi, hukuman atas pemerkosaan seringkali berupa denda, yang harus dibayarkan kepada sang </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Ayah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ayah"><span style="color:black;" lang="SV">ayah</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> atau </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Suami" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suami"><span style="color:black;" lang="SV">suami</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> yang mengalami &#8220;kerugian&#8221; karena &#8220;harta miliknya&#8221; &#8220;dirusak&#8221;. Posisi ini kemudian diubah di banyak lingkungan budaya karena pandangan bahwa, seperti halnya sang &#8220;pemilik&#8221;, si perempuan itu sendiripun mestinya ikut mendapatkan ganti ruginya.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">Pemerkosaan dalam </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Peperangan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peperangan"><span style="color:black;" lang="SV">peperangan</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> juga dapat dilihat terjadi di zaman kuno sehingga disebutkan pula di dalam </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Alkitab" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alkitab"><span style="color:black;" lang="SV">Alkitab</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">, misalnya di dalam kisah tentang kaum perempuan yang diculik sebagai hadiah kemenangan.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">Tentara </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Yunani" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yunani"><span style="color:black;" lang="SV">Yunani</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">, </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Kekaisaran Persia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Persia"><span style="color:black;" lang="SV">Kekaisaran Persia</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> dan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Kekaisaran Romawi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Romawi"><span style="color:black;" lang="SV">Kekaisaran Romawi</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">, secara rutin memperkosa kaum perempuan maupun anak-anak lelaki di kota-kota yang ditaklukkan. Perilaku yang sama masih terjadi bahkan hingga tahun </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="1990-an" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1990-an"><span style="color:black;" lang="SV">1990-an</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">, ketika pasukan-pasukan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Serbia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serbia"><span style="color:black;" lang="SV">Serbia</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> yang menyerang </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Bosnia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bosnia"><span style="color:black;" lang="SV">Bosnia</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV"> dan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Kosovo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kosovo"><span style="color:black;" lang="SV">Kosovo</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">, melakukan kampanye yang penuh perhitungan dengan memperkosa kaum perempuan dan anak-anak lelaki di daerah-daerah yang mereka kuasai.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Hal yang sama pun terjadi di Indonesia. Kabarnya di </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Timor Timur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Timur"><span style="color:black;" lang="IT">Timor Timur</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">, ketika masih menjadi bagian Indonesia, kaum perempuannya seringkali diperkosa sebagai bagian dari perang psikologis untuk menekan semangat untuk berontak<sup>[</sup></span><em><sup><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Wikipedia:Mengutip sumber" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Mengutip_sumber"><span style="color:black;" lang="IT">rujukan?</span></a></span></sup></em><sup><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">]</span></sup><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">. Demikian pula dalam </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Kerusuhan Mei 1998" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerusuhan_Mei_1998"><span style="color:black;" lang="IT">Kerusuhan Mei 1998</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">, dilaporkan banyak kaum perempuan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Keturunan Tionghoa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keturunan_Tionghoa"><span style="color:black;" lang="IT">keturunan Tionghoa</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> yang diperkosa dan dibunuh sebagai bagian dari strategi untuk mengancam mereka.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Pemerkosaan, sebagai strategi perang, dilarang oleh </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Hukum militer (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hukum_militer&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;" lang="IT">hukum militer</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> yang disusun oleh </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Richard II (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Richard_II&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;" lang="IT">Richard II</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> dan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Henry V dari Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Henry_V_dari_Inggris"><span style="color:black;" lang="IT">Henry V</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> (masing-masing tahun </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="1385" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1385"><span style="color:black;" lang="IT">1385</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> dan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="1419" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1419"><span style="color:black;" lang="IT">1419</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">). Hukum-hukum ini merupakan dasar untuk menjatuhkan hukuman dan mengeksekusi para pemerkosa pada masa </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Perang Seratus Tahun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Seratus_Tahun"><span style="color:black;" lang="IT">Perang Seratus Tahun</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> (</span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="1337" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1337"><span style="color:black;" lang="IT">1337</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">-</span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="1453" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1453"><span style="color:black;" lang="IT">1453</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">).</span></p>
<h2><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> <span class="mw-headline">Hukum mengenai pemerkosaan</span></span></h2>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Dalam sistem hukum di </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Britania Raya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania_Raya"><span style="color:black;" lang="IT">Britania Raya</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> dan di </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat"><span style="color:black;" lang="IT">Amerika Serikat</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">, yang dimaksudkan dengan &#8220;pemerkosaan&#8221; biasanya adalah apabila seorang laki-laki memaksa seorang perempuan melakukan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Hubungan seksual" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_seksual"><span style="color:black;" lang="IT">hubungan seksual</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> dengannya. Hingga akhir </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Abad ke-20" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-20"><span style="color:black;" lang="IT">abad ke-20</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">, hubungan seksual yang dipaksakan oleh seorang suami terhadap istrinya tidak dianggap sebagai &#8220;pemerkosaan&#8221;, karena seorang perempuan (dengan maksud tertentu) tidak dianggap mempunyai hak untuk menolaknya. Kadang-kadang juga ada anggapan bahwa hubungan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Pernikahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pernikahan"><span style="color:black;" lang="IT">pernikahan</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> merupakan pernyataan tersirat di muka untuk suatu hubungan seksual seumur hidup. Namun demikian, </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Hukum pidana" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_pidana"><span style="color:black;" lang="IT">hukum pidana</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> modern di kebanyakan negara barat kini telah mengesahkan hukum yang menolak pandangan demikian. Kini pemerkosaan juga diartikan sebagai </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Hubungan paksa oleh pasangan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hubungan_paksa_oleh_pasangan&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;" lang="IT">hubungan paksa oleh pasangan</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">, seperti hubungan seksual vaginal, dan tindak kekerasan seperti </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Hubungan seksual anal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_seksual_anal"><span style="color:black;" lang="IT">hubungan seksual anal</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> yang biasanya dilarang dengan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Undang-undang sodomi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Undang-undang_sodomi&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;" lang="IT">undang-undang sodomi</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">. Hingga kini di </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Skotlandia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skotlandia"><span style="color:black;" lang="IT">Skotlandia</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> hanya perempuan saja yang dapat dikategorikan mengalami pemerkosaan.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Istilah &#8220;pemerkosaan&#8221; kadang-kadang diartikan dengan sangat luas, hingga mencakup pula segala bentuk </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Serangan seksual (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan_seksual&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;" lang="IT">serangan seksual</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Hukum Inggris</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="IT"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Di bawah Undang-undang Pelanggaran Seksual 2003, yang mulai diberlakukan sejak </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="April 2004 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=April_2004&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;" lang="IT">April 2004</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">, pemerkosaan di </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris"><span style="color:black;" lang="IT">Inggris</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> dan </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Wales" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wales"><span style="color:black;" lang="IT">Wales</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> telah diperluas artinya dari hubungan vaginal atau anal tanpa persetujuan pihak yang lain kini menjadi penetrasi </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Penis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penis"><span style="color:black;" lang="IT">penis</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> ke dalam vagina, </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Anus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anus"><span style="color:black;" lang="IT">anus</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> ataupun </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Mulut" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mulut"><span style="color:black;" lang="IT">mulut</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> orang lain tanpa persetujuan orang tersebut. Perubahan ini juga mencakup masa hukumannya, sehingga kini ancaman hukuman untuk kasus pemerkosaan maksimum adalah </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Hukuman seumur hidup" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukuman_seumur_hidup"><span style="color:black;" lang="IT">hukuman seumur hidup</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Di dalam hukum Inggris, walaupun seorang perempuan yang memaksa seorang laki-laki untuk melakukan hubungan seksual tidak dapat dituntut telah melakukan pemerkosaan, bila ternyata ia membantu seorang laki-laki dalam melakukan pemerkosaan, ia pun dapat dituntut atas kejahatan itu. Seorang perempuan juga dapat dituntut apabila terbukti ia telah menyebabkan seorang laki-laki melakukan hubungan seksual tanpa kehendak laki-laki itu sendiri; ini adalah sebuah kejahatan yang juga diancam dengan hukuman seumur hidup bila hal ini melibatkan penetrasi terhadap mulut, anus, atau vagina. Peraturan ini juga mencakup sebuah kejahatan seksual baru yang disebut &#8220;serangan melalui penetrasi&#8221;, yang juga diancam hukuman yang sama seperti pemerkosaan, dan dilakukan apabila seseorang melakukan penetrasi terhadap anus atau vagina secara seksual dengan bagian dari tubuhnya, atau dengan sebuah benda tertentu, tanpa persetujuan orang itu sendiri.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Hukum di AS</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="IT"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT">Laporan kejahatan di AS menggunakan &#8220;pemerkosaan dengan paksa&#8221;, hanya untuk menggambarkan kasus-kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan. Namun demikian, masing-masing </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Negara bagian" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Negara_bagian"><span style="color:black;" lang="IT">negara bagian</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="IT"> AS memperluas definisi ini secara independen. Pemerkosaan oleh laki-laki terhadap sejenisnya biasanya diakui sama seperti pemerkosaan terhadap perempuan.</span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Jenis-jenis pemerkosaan</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI"></span></h2>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Pemerkosaan saat berkencan</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Pemerkosaan saat berkencan adalah hubungan seksual secara paksa tanpa persetujuan antara orang-orang yang sudah kenal satu sama lain, misalnya teman, anggota keluarga, atau pacar. Kebanyakan pemerkosaan dilakukan oleh orang yang mengenal korban.</span></p>
<p><span class="mw-headline"><strong><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Pemerkosaan dengan obat</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI"></span></strong></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Banyak obat-obatan digunakan oleh pemerkosa untuk membuat korbannya tidak sadar atau kehilangan ingatan.</span></p>
<p><span class="mw-headline"><strong><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Pemerkosaan wanita</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI"></span></strong></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Walaupun jumlah tepat korban pemerkosaan wanita tidak diketahui, diperkirakan 1 dari 6 wanita di AS adalah korban serangan seksual. Banyak wanita yang takut dipermalukan atau disalahkan, sehingga tidak melaporkan pemerkosaan. Pemerkosaan terjadi karena si pelaku tidak bisa menahan hasrat seksualnya melihat tubuh wanita</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Pemerkosaan massal</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Pemerkosaan massal terjadi bila sekelompok orang menyerang satu korban. Antara 10% sampai 20% pemerkosaan melibatkan lebih dari 1 penyerang. Di beberapa negara, pemerkosaan massal diganjar lebih berat daripada pemerkosaan oleh satu orang.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Pemerkosaan terhadap laki-laki</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FI"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI">Diperkirakan 1 dari 33 laki-laki adalah korban pelecehan seksual. Di banyak negara, hal ini tidak diakui sebagai suatu kemungkinan. Misalnya, di </span><span style="font-family:&quot;color:black;"><a title="Thailand" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand"><span style="color:black;" lang="FI">Thailand</span></a></span><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="FI"> hanya laki-laki yang dapat dituduh memperkosa.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;">Pemerkosaan anak-anak</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;">Jenis pemerkosaan ini adalah dianggap <a title="Hubungan sumbang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_sumbang"><span style="color:black;">hubungan sumbang</span></a> bila dilakukan oleh kerabat dekat, misalnya orangtua, paman, bibi, kakek, atau nenek. Diperkirakan 40 juta orang dewasa di AS, di antaranya 15 juta laki-laki, adalah korban pelecehan seksual saat masih anak-anak.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;">Pemerkosaan dalam perang</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;">Dalam perang, pemerkosaan sering digunakan untuk mempermalukan musuh dan menurunkan semangat juang mereka. Pemerkosaan dalam perang biasanya dilakukan secara sistematis, dan pemimpin militer biasanya menyuruh tentaranya untuk memperkosa orang sipil.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;">Pemerkosaan oleh suami/istri</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;"></span></h3>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;">Pemerkosaan ini dilakukan dalam pasangan yang menikah. Di banyak negara hal ini dianggap tidak mungkin terjadi karena dua orang yang menikah dapat berhubungan seks kapan saja. Dalam kenyataannya banyak suami yang memaksa istrinya untuk berhubungan seks. Dalam hukum islam, seorang istri dilarang menolak ajakan suami untuk berhubungan seksual, karena hal ini telah diterangkan di hadits nabi shalallahu &#8216;alaihi wasallam. Akan tetapi suami dilarang berhubungan seksual dengan istri lewat dubur dan ketika istri sedang haids.<span class="mw-headline"><em>Statutory rape</em></span></span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;">Di banyak negara, hubungan seks dengan orang di bawah usia tertentu disebut <em>statutory rape</em>.</span></p>
<h2><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;"> <span class="mw-headline">Orang terkenal yang pernah terlibat pemerkosaan</span></span></h2>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Mike Tyson" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mike_Tyson"><span style="color:black;">Mike Tyson</span></a></span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=56&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/pemerkosaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penipuan</title>
		<link>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/penipuan/</link>
		<comments>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/penipuan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:25:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliarrantika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliarrantika.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Dalam arti luas, penipuan adalah kebohongan yang dibuat untuk keuntungan pribadi, meskipun ia memiliki arti hukum yang lebih dalam, detil jelasnya bervariasi di berbagai wilayah hukum. Tindakan yang dianggap penipuan kriminal termasuk: bait dan switch confidence trick seperti 419 fraud, tahanan Spanyol, dan permainan shell false advertising pencuri identitas false billing pemalsuan dokumen atau tanda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=54&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:&quot;color:black;">Dalam arti luas, <strong>penipuan</strong> adalah <a title="Kebohongan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kebohongan&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">kebohongan</span></a> yang dibuat untuk keuntungan pribadi, meskipun ia memiliki arti hukum yang lebih dalam, detil jelasnya bervariasi di berbagai wilayah hukum.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;color:black;" lang="SV">Tindakan yang dianggap penipuan kriminal termasuk:</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Bait dan switch (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bait_dan_switch&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">bait      dan switch</span></a></span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Confidence trick (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Confidence_trick&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">confidence      trick</span></a> seperti <a title="Penipuan biaya muka (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penipuan_biaya_muka&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">419 fraud</span></a>, <a title="Tahanan Spanyol (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tahanan_Spanyol&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">tahanan      Spanyol</span></a>, dan <a title="Permainan shell (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Permainan_shell&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">permainan      shell</span></a></span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="False advertising (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=False_advertising&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">false advertising</span></a></span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Pencuri identitas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pencuri_identitas"><span style="color:black;">pencuri identitas</span></a></span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="False billing (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=False_billing&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">false      billing</span></a></span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Pemalsuan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemalsuan"><span style="color:black;">pemalsuan</span></a> dokumen      atau tanda tangan</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;">mengambil uang di bawah kuasa anda, tetapi bukan milik      anda (<a title="Embezzlement (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Embezzlement&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">embezzlement</span></a>)</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Penipuan kesehatan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penipuan_kesehatan&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">penipuan kesehatan</span></a>, selling of products of      spurious use, such as <a title="Quackery (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Quackery&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">quack</span></a> medicines</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;">creation of false companies or &#8220;<a title="Long firm (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Long_firm&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">long      firms</span></a>&#8220;</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Klain asuransi palsu (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klain_asuransi_palsu&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">klain asuransi palsu</span></a></span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Bankruptcy (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bankruptcy&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">bankruptcy      fraud</span></a>, is a federal crime that can lead to criminal prosecution      under the charge of theft of the goods or services for some people this is      can be a third strike they can be put in jail for life.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;"><a title="Penipuan pious (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penipuan_pious&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">penipuan      pious</span></a>, a form of fraud in religion due to misguided religious      zeal</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;"><span style="font-family:&quot;">penipuan <a title="Securities (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Securities&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">securities</span></a> seperti <a title="Pump and dump (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pump_and_dump&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:black;">pump      and dump</span></a></span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliarrantika.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliarrantika.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliarrantika.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliarrantika.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliarrantika.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliarrantika.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliarrantika.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliarrantika.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliarrantika.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliarrantika.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliarrantika.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliarrantika.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliarrantika.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliarrantika.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliarrantika.wordpress.com&amp;blog=9871292&amp;post=54&amp;subd=yuliarrantika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliarrantika.wordpress.com/2009/11/06/penipuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3ee78f20fe928a2da918f88ce5d71970?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yuliarrantika</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
